Selasa, 09 Januari 2018

Inilah Bandara Memiliki Desain Terindah Dunia

Inilah Bandara Memiliki Desain Terindah Dunia

Saat ini, bandara telah mengalami ekskalasi dari segi desain sehingga menyediakan fungsi dan inspirasi.

Bandara berdesain tinggi sekarang tersebar di seluruh dunia, dengan perusahaan desain dan arsitektur besar seperti Foster + Partners, SOM, dan Grimsha.

Mereka harus menghadapi tantangan dalam upaya pemindahan jutaan orang melalui ruang-ruang dengan cara lebih aman dari sebelumnya.

Untuk mengetahui arah desain bandara, berikut 10 bandara dengan desain terindah yang saat ini beroperasi di seluruh dunia.

1. Bandara Baku Heydar Aliyev

Terletak di ibu kota Azerbaijan, terminal Bandara Internasional Heydar Aliyev dilengkapi dengan kepompong kayu raksasa yang dirancang oleh studio arsitektur Turki, Autoban.

Cahaya mengalir melalui dinding kaca eksternal cekung, dan setiap rumah kepompong menyimpan kafe, bar, toko, dan fasilitas, seperti area bermain anak-anak. Pola berlian di lantai atrium meniru kulit kayu dari kepompong.

Bandara ini bisa menampung lebih dari 5 juta penumpang setiap tahunnya.

2. Bandara Denver

Arsitektur bandara di Amerika Serikat sering meninggalkan banyak hal yang diinginkan, namun tenda-tenda yang tertutup kain Denver adalah sorotan di lautan desain yang membosankan.

Dirancang oleh Arsitek Fentress untuk meniru Pegunungan Rocky Colorado yang tertutup salju, tenda-tenda terlihat mencolok setiap saat sepanjang hari - namun cahaya lembut mereka saat matahari terbit dan terbenam sangat menawan.

Konstruksi tersebut baru-baru ini menambahkan Hotel Westin baru ke bandara, dan wisatawan juga dapat naik kereta api langsung dari bandara ke pusat kota Denver.

3. Bandara Madrid Barajas

Terletak hanya 12 kilometer dari pusat ibukota kota Spanyol, Bandara Barajas direnovasi pada 2006 berkat rancangan arsitek Richard Rogers yang menggandakan ukuran bandara.

Struktur atap berbentuk gelombang yang tidak biasa ini didukung oleh "pohon" sentral yang menekankan atap untuk memberikan cahaya alami di tingkat atas terminal.

Nuanasa merah cerah dan kuning menawarkan "selamat datang" yang berbeda dari standar abu-abu dan putih yang digunakan dalam skema warna bandara.

Sementara atapnya juga menyediakan keteduhan yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi musim panas yang panas di Madrid.

4. Bandara Kansai

Dibuka pada 1994 untuk mengurangi kepadatan penduduk di Bandara Osaka, Bandara Kansai dirancang oleh arsitek Italia Renzo Piano.

Bandara ini dibangun di sebuah pulau buatan di Teluk Osaka dan menjadi bandara "samudra" pertama di dunia serta dapat menangani 100.000 penumpang per hari.

Terminal terpanjang di dunia pada saat dibangun dengan bentang 1,7 kilometer ini memiliki 42 gerbang kos dan sebuah atap melengkung besar yang berbentuk seperti airfoil.

Struktur ini dirancang khusus untuk menangani gempa yang sering terjadi di Jepang. Hanya empat bulan setelah pembukaan, bandara tersebut selamat dari gempa Kobe 6,9 dengan kerusakan minimal.

5. Bandara Beijing

Pada dua mil panjang, Terminal 3 dari Bandara Beijing adalah salah satu bangunan terbesar di dunia.

Dibuka untuk Olimpiade 2008, struktur ini memiliki desain yang mencolok. Arsitek Foster + Partners menggunakan skema warna tradisional China dari bentuk merah dan kuning serta simbol naga untuk merayakan sejarah dan budaya China.

Pembangunan terminal dan pusat transportasi bersama-sama mencakup area seluas 1,3 juta meter persegi dan dirancang untuk menampung 50 juta penumpang setiap tahun pada tahun 2020.

0 komentar:

Posting Komentar